Tuntunan Praktis Pemrograman Basis Data menggunakan Visual Foxpro Indra Yatini

Home » Komputer » >

979 3289 63 5 44 Tuntunan Praktis Pemrograman Basis Data menggunakan Visual Foxpro Indra Yatini

Visual FoxPro merupakan bahasa pemrograman yang sudah mulai ditinggalkan orang, tetapi, bagibeberapa kalangan masih dipergunakan, dengan beberapa alasan lain.

Sama halnya dengan saya, sampai saat ini software tersebut masih saya pergunakan untuk mempermudah pekerjaan saya sehari-hari. Dari mulai mengelola suatu database, sampai melakukan suatu proses pelaporan contohnya adalah pelaporan keuangan.

Visual Fox Pro (yang selanjutnya disebut : VFP) merupakan bahasa pemrogramaman dengan tujuan spesifik membuat database. Perbedaan penting antara Visual Fox Pro dengan bahasa pemrogramangeneral purposeI seperti Visual Basic terletak pada “spesialisasi tugas”. Program tersebut lebih ditujukan menangnai pembuatan aplikasi database yang terintegrasi karena sudah memiliki DBMS sendiri yang berkstensi .dbc di dalamnya.

Bagi pemula, pembuatan suatu aplikasi dengan menggunakan VFP lebih memberI kemudahan dibandingkan dengan bahasa pemrograman lainnya. Proses dalam membangun suatu form diakomodir dengan baik di dalam IDE. Dbase internalnya pun lebih terintegrasi dan tidak merepotkan. Sama halnya dengan koneksi database yang menggunakan SQL.

Area aplikasi yang dapat memanfaatkan VFP ini banyak sebetulnya, tapi “yang saya ketahui” baru sebatas :

    • Perbankan

 

    • Perdagangan

 

    • Logistik

 

  • Supply Chain

Banyak rumor yang mengatakan bahwa Microsoft ingin mengakhiri keberadaan VFP. Hal tersebut dikarenakan dalam VFP versi 9.0, masih dibuat dengan arsitektur COM dan bukan dengan arsitektur .NET. Padahal arsitektur .NET lebih canggih dan digunakan untuk bahasa-bahasa pemrograman lainnya, seperti Visual Studio.NET. Tetapi, walaupun demikian, Microsoft tetap menjanjikan untuk tetap memberikan dukungan komersial bagi pengguna VFP hingga 2014.

Keinginan untuk me-museumkan VFP dapat dicium dari aktivitas pada programmer pembuat VFP yang sekarang dimutasi untuk bekerja di proyek baru dengan nama SEDNA, dimana proyek ini bertujuan membuat bahasa pemrograman baru yang dibangun di atas kode VFP dan memakai komponen Xbase yang mendukung scenario pemrograman, seperti SQL Server 2005, .NET, WinFx, Windows Vista dan Office 12.

Oke…..kita masuki bahasan selanjutnya…..

Walaupun VFP lebih dikenal dengan “aplikasi database untuk kepentingan bisnis”, dalam bahasan in isaya ingin membuktikan bahwa VFP dapat pula digunakan sebagai tool multi fungsi layaknya tool visual yang lainnya. VFP sangat unggul dalam kemudahan penanganan dalam pembuatan dan perintah-perintah standar yang lengkap. Dimana pada saat kita memerlukan suatu fungsi khusus maka dengan sederhana dan relative mudah kita dapat membuatnya dengan mengkombinasikan fungsi dan perintah yang sudah ada menjadi suatu User Define Function, User Define Procedure ataupun Use Defined Class dan User Defined Method.

Dalam bahasan saya kali ini, merupakan suatu pembuktian atas semua klaim tersebut. Dimana dapat ditemuai melalui contoh-contoh yang biasa ditemui dalam pembuatan aplikasi terutama aplikasidatabase dan aplikasi lain. Setiap topic akan diuraikan secara terperinci dan dengan gambar yang mungkin akan lebih memudahkan kita untuk mempelajari VFP, walaupun bagi PEMULA sekalipun.

Dalam bahasan ini, disertakan pula semua kode-kode (sorce code) berikut file pendukung yang terkait.

Oke…untuk mencegah lebih kejenuhan pembaca, kita mulai saja pembahasan bahasa pemrograman dengan menggunakan Visual Fox Pro.

Tuntunan Praktis Pemrograman Basis Data menggunakan Visual Foxpro
Indra Yatini
ISBN : 979-3289-63-5
Tahun terbit : 2004
Harga : Rp 38.800
Halaman : XIV + 210


11.25.2011 · Posted in Komputer
W3 Directory - the World Wide Web Directory
Tumbasbuku.com Incorporation with TB Fadillah Palasari located at Pasar Buku Palasari , Bandung, . Reviewed by 60.122 customers rated: 4.6 / 5