Gubernur; Kedudukan, Peran dan Kewenangannya – Suryo Sakti Hadiwijoyo

Gubernur; Kedudukan, Peran dan Kewenangannya – Upaya Pemerintahan Pusat untuk mereposisi peran dan kewenangan Gubernur sebagai Wakil Pemerintah Pusat akhirnya terjawab dengan terbitnya Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2010. Terbitnya peraturan ini laksana sebuah hadiah diawal tahun yang diharapkan akan membawa kemajuan dalam pelaksanaan otonomi daerah yang berbingkai negara kesatuan. Namun demikian, peraturan ini bukan merupakan akhir dari sebuah penantian, namun justru merupakan langkah awal dari sebuah perjalanan panjang dalam mewujudkan penguatan kedudukan dan kewenangan Gubernur dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah agar semangat otonomi dan desentralisasi  tetap berada dalam koridor negara kesatuan.
Meski demikian, penguatan kedudukan dan kewenangan Gubernur harus dilakukan dengan tujuan penguatan lokal, bukan sebaliknya bertujuan resentralisasi kekuasaan. Karena hakikat otonomi daerah adalah mendekatkan pelayanan dan pemerintahan kepada masyarakat. Harus dibuka keseimbangan antara kepentingan yang bersifat nasional serta regional dan kepentingan yang bersifat lokal. Di sini dianut gabungan antara prinsip uniformitas dan subsidiaritas, di mana kewenangan pelayanan dan pemerintahan seharusnya memerhatikan kepentingan nasional dan lokal. Hal tersebut disebabkan karena kedudukan Gubernur sebagai Wakil Pemerintah Pusat tidak dapat dipisahkan dari konsepsi dasar pemerintahan sebagai sebuah sistem. Bahkan dalam negara federal sekalipun, hubungan antartingkat pemerintahan tidaklah putus. Provinsi sebagai intermediate government merupakan penyambung dan penghubung kepentingan serta kewenangan yang bersifat nasional dengan yang bersifat lokal.
Berkaitan dengan hal tersebut, melalui buku ini penulis akan mengulas tentang mekanisme hubungan pusat – daerah terutama terkait dengan kedudukan dan peran Gubernur sebagai Wakil Pemerintah Pusat. Selain itu, penulis akan mencoba pula untuk mengulas tentang konsep dekonsentrasi, implementasinya dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah di Indonesia dalam kurun waktu masa orde baru sampai era reformasi serta permasalahan yang menyertainya.. Tumbasbuku.com

Gubernur; Kedudukan, Peran dan Kewenangannya
Penulis : Suryo Sakti Hadiwijoyo
ISBN : 978-979-756-767-5
Halaman : XVIII+262
Tahun Terbit :
Harga : Rp. 126800

Stock Buku ada di Penerbit. Bagi yang ingin melakukan pemesanan via form order atau SMS / Wa 08562954111

Politik & Perubahan; antara Reformasi Politik Indonesia dan Politik Baru di Malaysia – Leo Agustino

Politik & Perubahan; antara Reformasi Politik Indonesia dan Politik Baru di Malaysia – Buku ini memaparkan berbagai teori tentang proses perumusan kebijakan secara sederhana dan ringkas, disertai dengan contoh-contoh kasus. Sangat dianjurkan untuk para pembaca yang berkecimpung di bidang politik, pemerintahan dan administrasi negara maupun para politisi dan birokrat. Bab-bab yang terdapat di dalamnya adalah tentang model elitis pembuatan kebijakan, model pluralis, non-decision making, Neo Marxis, think tank, jaringan, komunitas dan koalisi kebijakan, aliran-aliran kebijakan, ekuilibrium, batas-batas kebijakan dan globalisasi. Bab akhir memuat saripati tentang bagaimana isu sosial berproses menjadi opini dan akhirnya terbentuk kebijakan publik.
Dalam lampiran dimuat proses riil pembuatan kebijakan di kabupaten, kasus “pertempuran” antara penduduk dan pengusaha/penguasa dalam pengelolaan hutan serta tragedi pencemaran pantai dan bagaimana cara penyelesaiannya. Semuanya menjadi contoh yang gamblang tentang “siklus hidup” suatu kebijakan. Buku ini ringkas tapi sangat berharga.
. Tumbasbuku.com

Politik & Perubahan; antara Reformasi Politik Indonesia dan Politik Baru di Malaysia
Penulis : Leo Agustino
ISBN : 978-979-756-528-2
Halaman : xxii+350
Tahun Terbit :
Harga : Rp. 167800

Stock Buku ada di Penerbit. Bagi yang ingin melakukan pemesanan via form order atau SMS / Wa 08562954111

A CASE OF FORGET AND FORGIVE? HUMAN RIGHTS IN AUSTRALIAN FOREIGN POLICY IN EAST TIMOR AND PAPUA – Dr. Ganewati Wuryandari, M.A.

A CASE OF FORGET AND FORGIVE? HUMAN RIGHTS IN AUSTRALIAN FOREIGN POLICY IN EAST TIMOR AND PAPUA – This book, which is originally based on Ph.D. thesis, focuses on human rights in Australia&#39;s foreign policy from 1991 to 2004 taking East Timor and Papua as case studies. It encompasses the Paul Keating years (1991 to 1996) as well as John Howard&#39;s three consecutive terms as Prime Minister (from 1996 to 2004). The primary empirical aim of this book is to compare and contrast the two administrations&#39; approaches and responses to human rights abuses in East Timor and Papua. The book shows that incorporating a concern for human rights in the foreign policy making process is problematic because the promotion of human rights often comes into conflict with other foreign policy objectives. This brings into focus the continuing theoretical debate within the international relations literature between moral principles and national interests. The book draws on this theoretical debate to make assessments of the place of human rights in Australian foreign policy towards East Timor and Papua.<br />&nbsp;.. Tumbasbuku.com

A CASE OF FORGET AND FORGIVE? HUMAN RIGHTS IN AUSTRALIAN FOREIGN POLICY IN EAST TIMOR AND PAPUA
Penulis : Dr. Ganewati Wuryandari, M.A.
ISBN : 978-602-262-259-8
Halaman : XVIII+ 376
Tahun Terbit : 2014
Harga : Rp. 178.800,-

Stock Buku ada di Penerbit. Bagi yang ingin melakukan pemesanan via form order atau SMS / Wa 08562954111

ADALET VE KALKINMA PARTISI (AKP) VS KEMALIS; STRATEGI AKP MENGUBAH ARAH KEBIJAKAN POLITIK DI TURKI – Ahlul Amalsyah

ADALET VE KALKINMA PARTISI (AKP) VS KEMALIS; STRATEGI AKP MENGUBAH ARAH KEBIJAKAN POLITIK DI TURKI – Bicara soal Turki, memang sangat menarik karena banyak hal unik akan kita temui di sana. Mulai dari sejarah 3 peradaban beserta peninggalannya, yaitu sebelum berdirinya Republik Turki. Republik Turki yang sangat kental dengan ideologi Sekuler, walaupun sebelumnya sangat kental dengan berbagai kepercayaan. Namun Turki menjadi negara yang berubah drastis dan radikal ke arah Sekuler. Hal ini tentu tidak lepas dari peran militer yang menguasai pemerintahan di Turki, yaitu hubungan militer dan sipil serta penjagaan ideologi kebangsaan. Turki berdiri tahun 1924 dengan ideologi Sekuler yang dijaga militer dan mesin partai. Namun pada 2001 mulai mengalami guncangan yang sangat kuat walaupun sebelumnya sudah pernah diguncang sedikit oleh kekuatan non-Sekuler.<br />Melalui buku ini, penulis mencoba menjelaskan bagaimana Sekuler&mdash;Mustafa Kemal&mdash;menjaga ideologinya sehingga dapat terus eksis hingga saat ini walaupun sudah mulai pudar. Cara partai sipil (AKP) di bawah kepemimpinan Erdogan berhasil mengubah keadaan di Turki. Di bawah tekanan militer dan partai Sekuler, AKP tidak melemah, tapi justru malah menjadi partai super power di Turki dan menguasai pemerintahan,&nbsp; bahkan beberapa kali periode berhasil merebut hati rakyat Turki dalam pemilihan umum. Bagaimana AKP meraih hal itu? Bagaimana AKP menetralisir kekuatan militer? Bagaimana AKP mengalahkan kekuatan partai Sekuler CHP? Bagaimana pemerintahan AKP meningkatkan ekonomi Turki? Hal yang tidak kalah penting dan dapat dijadikan pelajaran bagi partai di negara lain, yaitu bagaimana strategi AKP dalam mengubah arah kebijakan politik Sekuler ke arah kebijakan politik Islam? Sebagaimana kita tahu bahwa Sekuler adalah identitas Turki yang ditanamkan oleh bapak Sekuler Turki (Mustafa Kemal, sang pendiri Republik Turki). Dalam buku ini, Anda juga dapat melihat kebijakan apa saja yang berhasil diubah oleh AKP di Turki.<br />&nbsp;.. Tumbasbuku.com

ADALET VE KALKINMA PARTISI (AKP) VS KEMALIS; STRATEGI AKP MENGUBAH ARAH KEBIJAKAN POLITIK DI TURKI
Penulis : Ahlul Amalsyah
ISBN : 978-602-262-261-1
Halaman : XXII+118
Tahun Terbit : 2014
Harga : Rp. 59.800,-

Stock Buku ada di Penerbit. Bagi yang ingin melakukan pemesanan via form order atau SMS / Wa 08562954111

Humas Pemerintah – Betty Wahyu Nilla Sari, S.T.P.

Humas Pemerintah – Seperti halnya di institusi swasta, humas pemerintah memegang peranan penting dalam membangun citra positif institusinya. Namun, lembaga kehumasan pemerintah pada saat ini bagai hidup segan mati tak mau. Masalah sumber daya manusia yang kurang baik kuantitas maupun kualitasnya, keterbatasan anggaran, hingga keterbatasan kewenangan selalu dituding sebagai penyebab utama kegagalan humas menjalankan tugasnya. Di lingkungan pemerintah daerah, permasalahan menjadi semakin rumit karena tugas kehumasan sulit dibedakan dengan urusan komunikasi dan informatika. Padahal, kegagalan humas pemerintah dapat berakibat fatal, yakni terganggunya stabilitas kehidupan masyarakat. Tidak diterimanya kebijakan pemerintah di tengah masyarakat merupakan salah satu akibat dari kurang berfungsinya humas.
Di era keterbukaan informasi publik ini, sudah saatnya peran humas pemerintah dioptimalkan. Berbagai permasalahan yang membelit humas pemerintah harus diurai. Humas harus berperan sebagai juru bicara yang efektif bagi pemerintah. Peran strategis ini harus dimanfaatkan untuk membangun opini yang baik di tengah masyarakat tentang pemerintah dan penyelenggaraan pemerintahan. Humas harus mampu membentuk dan mengarahkan opini publik kepada citra positif pemerintah.
Berkaitan dengan segala permasalahan yang membelit lembaga kehumasan pemerintah, buku ini mencoba mengurainya. Oleh karena itulah, buku ini dapat menjadi referensi kecil bagi para pemula yang ingin mengetahui seluk beluk humas pemerintah. Buku ini juga cocok untuk dibaca rekan-rekan mahasiswa yang sedang mendalami ilmu komunikasi dan kehumasan.
. Tumbasbuku.com

Humas Pemerintah
Penulis : Betty Wahyu Nilla Sari, S.T.P.
ISBN : 978-979-756-893-1
Halaman : XII+196
Tahun Terbit :
Harga : Rp. 93800

Stock Buku ada di Penerbit. Bagi yang ingin melakukan pemesanan via form order atau SMS / Wa 08562954111

MEMAHAMI ERUPSI MERAPI; KEBIJAKAN DAN IMPLEMENTASI – Editor: Syafuan Rozi, RR. Emilia Yustiningrum

MEMAHAMI ERUPSI MERAPI; KEBIJAKAN DAN IMPLEMENTASI – Buku ini mengkaji kebijakan penanggulangan bencana letusan gunung Merapi yang berpihak pada pengurangan kerentanan terhadap kemiskinan. Gunung Merapi merupakan fenomena alam yang tidak bisa dihindari dan melekat pada kondisi fisik dan sosial masyarakat yang tinggal di sekelilingnya, khususnya kabupaten Sleman, Magelang, Klaten, dan Boyolali. Letusan Gunung Merapi pada tanggal 27 Oktober 2010 lalu menyebabkan 356.816 penduduk mengungsi dan 270 lainnya tewas tersambar awan panas. Letusan Merapi menyebabkan korbannya kehilangan tempat tinggal, sumber mata pencaharian, tercerabut dari akar sosial budayanya karena harus mengungsi ke tempat lain yang penuh ketidakpastian dalam waktu lama. Hal ini, menimbulkan kerentanan dalam berbagai aspek khususnya penurunan kualitas kehidupan ekonomi yang mengarah kepada kerentanan terhadap kemiskinan. Di samping itu, korban letusan Merapi juga mengalami kerentanan dalam berbagai aspek termasuk hukum, politik, sosial, kesehatan, dan pangan.
Ada beberapa hal yang menjadi sorotan dalam buku ini yaitu kondisi ekonomi sosial di kabupaten Sleman sebelum dan sesudah letusan gunung Merapi, arah kebijakan dalam penanggulangan bencana letusan gunung Merapi di Propinsi Daerah Istimewa Yogyakarta, implementasi kebijakan penanggulangan bencana letusan Merapi pada tahap tanggap darurat dan rehabilitasi-rekonstruksi, upaya pengurangan risiko bencana alam di Indonesia, dan kebijakan strategis untuk mengurangi kerentanan terhadap kemiskinan yang diakibatkan oleh letusan gunung Merapi.
. Tumbasbuku.com

MEMAHAMI ERUPSI MERAPI; KEBIJAKAN DAN IMPLEMENTASI
Penulis : Editor: Syafuan Rozi, RR. Emilia Yustiningrum
ISBN : 978-602-262-558-2
Halaman : XX+250
Tahun Terbit : 2016
Harga : Rp. 129.800,-

Stock Buku ada di Penerbit. Bagi yang ingin melakukan pemesanan via form order atau SMS / Wa 08562954111

STATES’ CHOICE OF STRATEGIES – Bantarto Bandoro

STATES' CHOICE OF STRATEGIES – Countries and relationships are changing. States are now more exposed to myriad of regional strategic problems than before. It was during such process that many witnessed the emergence of many strategies from the states on how they attempt to address effectively the new strategic issues. The choices states make depend on both preferences and the strategic environment. This book, which consist of articles written between mid 1990s and 2013, covers a wide range of international relations and national issues and should be read in the context of the date of publication of the articles. The book is a personal reflection of the author on many aspects of national, regional and global issues and their strategic linkages, and portrays the many angles of interaction between states and the choices they made in a given period of time. It has four major objectives: (1) to discuss and portray salient national, regional and global issues occuring at certain period of time and how the issues were addressed by the states; (2) to analyse and assess the implications of the issues on the states&#39; foreign relations and security; (3) to introduce to the readers some key concepts used in the international relations field; and (4) to analyse and assess strategic linkages between national, regional and global issues… Tumbasbuku.com

STATES' CHOICE OF STRATEGIES
Penulis : Bantarto Bandoro
ISBN : 978-602-262-186-7
Halaman : XVI+350
Tahun Terbit : 2014
Harga : Rp. 144.800,-

Stock Buku ada di Penerbit. Bagi yang ingin melakukan pemesanan via form order atau SMS / Wa 08562954111