Islam Positif; Spirit Wacana Solusi Refleksi – Ayi Sobarna

Islam Positif; Spirit Wacana Solusi Refleksi – Perkembangan Hukum Islam (hukum perkawinan Islam) di beberapa negara diawali pada abad XIX, yaitu ketika hukum Islam mulai bersentuhan dengan hukum barat/Eropa, ketika itu terjadilah proses modernisasi hukum Islam melalui Taqnin (penyusunan hukum Islam melalui sistem perundang-undangan). Hal ini diberlakukan dalam hukum Islam, agar ikhtilaf ulama dalam suatu hukum tidak terjadi dalam proses persidangan di pengadilan, karena sistem perundang-undangan dapat menghilangkan ikhtilaf (Hukmu al-Hakim Yarfau al Khilaf). Serta adanya perundang-undangan dalam hukum Islam akan lebih memberikan kepastian hukum dan memperkecil adanya disparitas putusan.Perkembangan Hukum Islam (hukum perkawinan Islam) di beberapa negara diawali pada abad XIX, yaitu ketika hukum Islam mulai bersentuhan dengan hukum barat/Eropa, ketika itu terjadilah proses modernisasi hukum Islam melalui Taqnin (penyusunan hukum Islam melalui sistem perundang-undangan). Hal ini diberlakukan dalam hukum Islam, agar ikhtilaf ulama dalam suatu hukum tidak terjadi dalam proses persidangan di pengadilan, karena sistem perundang-undangan dapat menghilangkan ikhtilaf (Hukmu al-Hakim Yarfau al Khilaf). Serta adanya perundang-undangan dalam hukum Islam akan lebih memberikan kepastian hukum dan memperkecil adanya disparitas putusan.
Hukum perkawinan Islam dalam doktrin ulama (aqwal al ulama), sebagai interpretasi dari sumber utamanya Al-Qur'an dan As-Sunnah (al-hadist) dimungkinkan adanya banyak pendapat (Taghayuru' al-ahkam bi taghayuri al-azman wa al akwal wa al ahwal/perubahan hukum disebabkan oleh perubahan zaman, pendapat dan kondisi sosial). Maka wajar saja, bila dalam suatu negara terjadi perbedaan penerapan hukum, karena dipengaruhi oleh kondisi sosiologis, antropologis, dan mazhab fiqih yang digunakan di negara tersebut berbeda dengan negara lain.
Setelah hukum Islam (hukum perkawinan Islam) berlaku dalam suatu negara (menjadi hukum positif), maka hukum Islam tersebut menjadi sumber materiil (substansial) beracara di pengadilan atau menjadi hukum terapan pada pengadilan yang bersifat mengikat dan memaksa Hakim untuk menerapkannya dalam proses peradilan. Serta menjadi pedoman pejabat pembuat nikah (PPN) serta bersifat mengikat (the binding) dan unifikatif bagi masyarakat muslim Indonesia.
Hukum perkawinan Islam dalam doktrin ulama (aqwal al ulama), sebagai interpretasi dari sumber utamanya Al-Qur'an dan As-Sunnah (al-hadist) dimungkinkan adanya banyak pendapat (Taghayuru' al-ahkam bi taghayuri al-azman wa al akwal wa al ahwal/perubahan hukum disebabkan oleh perubahan zaman, pendapat dan kondisi sosial). Maka wajar saja, bila dalam suatu negara terjadi perbedaan penerapan hukum, karena dipengaruhi oleh kondisi sosiologis, antropologis, dan mazhab fiqih yang digunakan di negara tersebut berbeda dengan negara lain.
Setelah hukum Islam (hukum perkawinan Islam) berlaku dalam suatu negara (menjadi hukum positif), maka hukum Islam tersebut menjadi sumber materiil (substansial) beracara di pengadilan atau menjadi hukum terapan pada pengadilan yang bersifat mengikat dan memaksa Hakim untuk menerapkannya dalam proses peradilan. Serta menjadi pedoman pejabat pembuat nikah (PPN) serta bersifat mengikat (the binding) dan unifikatif bagi masyarakat muslim Indonesia.
. Tumbasbuku.com

Islam Positif; Spirit Wacana Solusi Refleksi
Penulis : Ayi Sobarna
ISBN : 978-979-756-310-3
Halaman : X+204
Tahun Terbit :
Harga : Rp. 96800

Stock Buku ada di Penerbit. Bagi yang ingin melakukan pemesanan via form order atau SMS / Wa 08562954111

Hidup Sehat dengan Puasa; Upaya Pengembangan Sehat Spiritual, Mental, Fisik, dan Sosial – Winarno, S.Ag., M.PI.

Hidup Sehat dengan Puasa; Upaya Pengembangan Sehat Spiritual, Mental, Fisik, dan Sosial – Puasa yang dilakukan kaum muslim memiliki hikmah, manfaat yang begitu mendalam yakni membentuk kepribadian muttakin (character muttaqien). Kepribadian muttaqien ini akan terimplementasi dalam bentuk sehatnya spiritual, yang mana seseorang akan memiliki dzauk (rasa) bahwa segala gerak-gerik, ucapan, perbuatan yang akan maupun sedang dilakukan selalu dalam pengawasan Allah SWT. Sehingga ia akan selalu mendisiplinkan diri untuk berlomba-lomba dalam kebajikan. Selain memiliki manfaat spiritual, puasa juga memiliki manfaat mental, yang mana identifikasi seseorang yang telah meraih sehat mental adalah seseorang yang telah bebas dari ikatan raganya, telah hilang dalam jiwanya watak yang iri, dengki, benci, dendam, dan amarah. Ia akan menampakkan wajah yang berseri-seri, ceria dan murah senyum, hal ini menandakan sehatnya jiwa.
Manfaat puasa yang ketiga adalah, sehat fisik, dengan puasa dapat mencegah penyakit yang timbul karena pola makan yang berlebihan, Sedangkan manfaat puasa yang keempat adalah sehat sosial. Yakni munculnya kemampuan seseorang untuk bersosialisasi, berkomunikasi dan berinteraksi secara harmonis, seimbang, serasi sesama ummat manusia dengan balutan percikan cinta dan kasih sayang Ilahi (Allah SWT).
Buku ini isinya mendalam namun disajikan dengan sangat sederhana dan tidak mengurui sehingga terasa enak untuk dibaca. Selain itu kelebihan buku ini adalah mengungkap sisi ruhani, mental, fisik, dan sosial dalam puasa yang belum tersentuh oleh penulis yang lainnya. selamat membaca.
. Tumbasbuku.com

Hidup Sehat dengan Puasa; Upaya Pengembangan Sehat Spiritual, Mental, Fisik, dan Sosial
Penulis : Winarno, S.Ag., M.PI.
ISBN : 978-979-756-918-1
Halaman : VIII+88
Tahun Terbit :
Harga : Rp. 43800

Stock Buku ada di Penerbit. Bagi yang ingin melakukan pemesanan via form order atau SMS / Wa 08562954111

Salat; Olahraga Ampuh untuk Diabetes Melitus – Mohammad Ghoffar

Salat; Olahraga Ampuh untuk Diabetes Melitus – Buku berjudul “Salat, Olah raga Ampuh untuk Diabetes Melitus” ini ditulis dalam upaya mempublikasikan  manfaat dan keampuhan gerakan salat untuk mengobati diabetes melitus sehingga penderita diabetes tidak perlu bingung melakukan olah raga seperti apa? Ketika terdiagnosa diabetes melitus. Dengan membaca buku ini diharapkan masyarakat semakin tahu, bahwa Islam adalah agama Rahmatan lil’alamin yang membawa sejuta manfaat dengan syariat yang diajarkan, bukan agama teror yang suka kekerasan seperti yang sering terdengar saat ini.
. Tumbasbuku.com

Salat; Olahraga Ampuh untuk Diabetes Melitus
Penulis : Mohammad Ghoffar
ISBN : 978-979-756-828-3
Halaman : XII+152
Tahun Terbit :
Harga : Rp. 73800

Stock Buku ada di Penerbit. Bagi yang ingin melakukan pemesanan via form order atau SMS / Wa 08562954111

Pendidikan Agama Islam; Konsep Metode Pembelajaran PAI – Syahraini Tambak, MA

Pendidikan Agama Islam; Konsep Metode Pembelajaran PAI – Metode pembelajaran Pendidikan Agama Islam merupakan salah satu komponen penting dalam kurikulum 2013 yang harus dimengerti, digali, dikembangkan, dan diaktualisasikan. Guru Pendidikan Agama Islam harus terlebih dulu memiliki paradigma tentang metode pembelajaran tersebut. Paradigma tersebut akan mengantarkan guru PAI memiliki visi dan misi dalam proses pembelajarannya yang dapat mengantarkannya pada kesuksesan dalam mengajar. Buku yang ada di tangan pembaca ini merupakan materi atau karya yang sengaja dilahirkan dan dihadirkan dalam mencapai keberhasilan dan kesuksesan profesi guru. Materi dari isi buku ini merupakan refleksi, penelaahan, studi empiris dan penelitian penulis selama mengasuh mata kuliah metode pembelajaran pendidikan agama Islam dalam kurun waktu 5 tahun secara intensif. Maka, apa yang Anda inginkan tentang pengembangan metode pembelajaran pendidikan agama Islam, sesungguhnya hari ini adalah saat dan situasi yang paling tepat karena solusi atas pengembangan metode tersebut telah berada digenggaman.
Buku ini dapat dijadikan rujukan utama bagi mahasiswa baik di jurusan Pendidikan Agama Islam di bawah Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan maupun lainnya baik di Universitas Islam Negeri (UIN), Institut Agama Islam Negeri (IAIN), Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN), serta perguruan tinggi swasta di Indonesia maupun mahasiswa keguruan di perguruan tinggi umum. Tak hanya itu, buku ini juga bermanfaat bagi para guru yang mengajar bidang studi Pendidikan Agama Islam (PAI) dan juga guru lainnya yang menginginkan peningkatan profesionalitas.. Tumbasbuku.com

Pendidikan Agama Islam; Konsep Metode Pembelajaran PAI
Penulis : Syahraini Tambak, MA
ISBN : 978-602-262-280-2
Halaman : XXIV+412
Tahun Terbit :
Harga : Rp. 174800

Stock Buku ada di Penerbit. Bagi yang ingin melakukan pemesanan via form order atau SMS / Wa 08562954111

Nahdlatul Ulama & Civil Religion; Melacak Akar Civil Religion dalam Keagamaan NU – Chafid Wahyudi, S. TH. I

Nahdlatul Ulama & Civil Religion; Melacak Akar Civil Religion dalam Keagamaan NU – Perjumpaan berbagai macam agama di satu negara tidak memungkinkan salah satu nilai norma agama tersebut digunakan sebagai sumber makna general. Untuk itu, diperlukan makna pengganti sebagai sistem yang dapat menfasilitasinya. Makna pengganti yang dimaksud adalah dengan mempertimbangkan gagasan civil religion. Sebuah gagasan yang dipahami sebagai kesepakatan minimum agama melalui pesan moral dengan menempatkan jargon rah}matan li al-a>lami>n dalam Islam, cinta kasih dalam agama Kristen, anti kekerasan dalam agama Hindu, kesederhanaan dalam Budha dan lain-lain tidak sebagai representasi sebagai jargon teologis statis yang kemudian diterjemahkan menjadi hukum positif. Namun, pembumian norma-norma kolektifnya disadur dari pesan-pesan moral subtansial masing-masing agama.
Di sisi lain, keagamaan NU dalam guratan jejak langkahnya banyak menghasilkan fenomena kesejarahan yang sesuai dengan sisi material maupun substansial civil religion. Hal itu terekam dalam epistemis Ahl al-Sunnah wa al-Jama>'ah sebagai teologis keagamaan NU yang menampilkan perpautan organis antara tauhid, fiqh dan tasawuf secara tidak berkeputusan pada gilirannya terbukti mampu mewujudkan universalisasi ajaran-ajaran agama menjadi bahasa etika. Dengan epistemis itu, keagamaan NU mampu merambahkan kakinya di ruang publik dalam semangat kemanusiaan dengan pengejawantahan rah}matan li al-alami>n yang aplikasi etisnya adalah hidup bersama sebagai bangsa dengan misi perdamaian atas semua orang.
. Tumbasbuku.com

Nahdlatul Ulama & Civil Religion; Melacak Akar Civil Religion dalam Keagamaan NU
Penulis : Chafid Wahyudi, S. TH. I
ISBN : 978-602-262-091-4
Halaman : X+106
Tahun Terbit :
Harga : Rp. 52800

Stock Buku ada di Penerbit. Bagi yang ingin melakukan pemesanan via form order atau SMS / Wa 08562954111

Partai Politik Islam; Teori dan Praktik di Indonesia – Ridho Al – Hamdi, M.A

Partai Politik Islam; Teori dan Praktik di Indonesia – Diskursus tentang partai politik Islam di Indonesia tak lekang ditelan zaman sejak negeri ini belum merdeka hingga sekarang. Bahkan perjuangan kemerdekaan tidak bisa dilepaskan dari perjuangan politik Islam, begitu juga setelah kemerdekaan. Sebagai negara dengan jumlah penduduk mayoritas Muslim di dunia, komunitas Islam menjadi kekuatan tersendiri di Indonesia untuk meraih kursi kekuasaan dan menjadi pemimpin politik. Pada setiap pemilu, perolehan suara partai Islam selalu diperhitungkan oleh berbagai kalangan. Buku ini secara utuh mengulas tentang partai politik Islam dalam sejarah panggung politik Indonesia (sejak pra kemerdekaan hingga era Reformasi) yang ditinjau dari segi teori maupun prakteknya. Penulis mampu menghadirkan data akurat serta analisis yang tajam dan mendalam. Cocok menjadi bacaan bagi dosen, mahasiswa, peneliti dan masyarakat umum yang konsen dengan kajian Islam dan politik  serta dapat menjadi bahan evaluasi bagi para politisi maupun anggota legislatif terutama yang berasal dari partai Islam.
. Tumbasbuku.com

Partai Politik Islam; Teori dan Praktik di Indonesia
Penulis : Ridho Al – Hamdi, M.A
ISBN : 978-602-262-049-5
Halaman : XVIII+164
Tahun Terbit :
Harga : Rp. 81800

Stock Buku ada di Penerbit. Bagi yang ingin melakukan pemesanan via form order atau SMS / Wa 08562954111

Etika Membangun Masyarakat Islam Modern Edidi 2 – Srijanti – Purwanto S.K. – Wahyudi Pramono

Etika Membangun Masyarakat Islam Modern Edidi 2 – Perkembangan Hukum Islam (hukum perkawinan Islam) di beberapa negara diawali pada abad XIX, yaitu ketika hukum Islam mulai bersentuhan dengan hukum barat/Eropa, ketika itu terjadilah proses modernisasi hukum Islam melalui Taqnin (penyusunan hukum Islam melalui sistem perundang-undangan). Hal ini diberlakukan dalam hukum Islam, agar ikhtilaf ulama dalam suatu hukum tidak terjadi dalam proses persidangan di pengadilan, karena sistem perundang-undangan dapat menghilangkan ikhtilaf (Hukmu al-Hakim Yarfau al Khilaf). Serta adanya perundang-undangan dalam hukum Islam akan lebih memberikan kepastian hukum dan memperkecil adanya disparitas putusan.Perkembangan Hukum Islam (hukum perkawinan Islam) di beberapa negara diawali pada abad XIX, yaitu ketika hukum Islam mulai bersentuhan dengan hukum barat/Eropa, ketika itu terjadilah proses modernisasi hukum Islam melalui Taqnin (penyusunan hukum Islam melalui sistem perundang-undangan). Hal ini diberlakukan dalam hukum Islam, agar ikhtilaf ulama dalam suatu hukum tidak terjadi dalam proses persidangan di pengadilan, karena sistem perundang-undangan dapat menghilangkan ikhtilaf (Hukmu al-Hakim Yarfau al Khilaf). Serta adanya perundang-undangan dalam hukum Islam akan lebih memberikan kepastian hukum dan memperkecil adanya disparitas putusan.
Hukum perkawinan Islam dalam doktrin ulama (aqwal al ulama), sebagai interpretasi dari sumber utamanya Al-Qur'an dan As-Sunnah (al-hadist) dimungkinkan adanya banyak pendapat (Taghayuru' al-ahkam bi taghayuri al-azman wa al akwal wa al ahwal/perubahan hukum disebabkan oleh perubahan zaman, pendapat dan kondisi sosial). Maka wajar saja, bila dalam suatu negara terjadi perbedaan penerapan hukum, karena dipengaruhi oleh kondisi sosiologis, antropologis, dan mazhab fiqih yang digunakan di negara tersebut berbeda dengan negara lain.
Setelah hukum Islam (hukum perkawinan Islam) berlaku dalam suatu negara (menjadi hukum positif), maka hukum Islam tersebut menjadi sumber materiil (substansial) beracara di pengadilan atau menjadi hukum terapan pada pengadilan yang bersifat mengikat dan memaksa Hakim untuk menerapkannya dalam proses peradilan. Serta menjadi pedoman pejabat pembuat nikah (PPN) serta bersifat mengikat (the binding) dan unifikatif bagi masyarakat muslim Indonesia.
Hukum perkawinan Islam dalam doktrin ulama (aqwal al ulama), sebagai interpretasi dari sumber utamanya Al-Qur'an dan As-Sunnah (al-hadist) dimungkinkan adanya banyak pendapat (Taghayuru' al-ahkam bi taghayuri al-azman wa al akwal wa al ahwal/perubahan hukum disebabkan oleh perubahan zaman, pendapat dan kondisi sosial). Maka wajar saja, bila dalam suatu negara terjadi perbedaan penerapan hukum, karena dipengaruhi oleh kondisi sosiologis, antropologis, dan mazhab fiqih yang digunakan di negara tersebut berbeda dengan negara lain.
Setelah hukum Islam (hukum perkawinan Islam) berlaku dalam suatu negara (menjadi hukum positif), maka hukum Islam tersebut menjadi sumber materiil (substansial) beracara di pengadilan atau menjadi hukum terapan pada pengadilan yang bersifat mengikat dan memaksa Hakim untuk menerapkannya dalam proses peradilan. Serta menjadi pedoman pejabat pembuat nikah (PPN) serta bersifat mengikat (the binding) dan unifikatif bagi masyarakat muslim Indonesia.
. Tumbasbuku.com

Etika Membangun Masyarakat Islam Modern Edidi 2
Penulis : Srijanti – Purwanto S.K. – Wahyudi Pramono
ISBN : 978-979-756-283-0
Halaman : XIV+270
Tahun Terbit :
Harga : Rp. 127800

Stock Buku ada di Penerbit. Bagi yang ingin melakukan pemesanan via form order atau SMS / Wa 08562954111

Hukum Perkawinan Islam di Dunia Islam Modern – Mardani

Hukum Perkawinan Islam di Dunia Islam Modern – Perkembangan Hukum Islam (hukum perkawinan Islam) di beberapa negara diawali pada abad XIX, yaitu ketika hukum Islam mulai bersentuhan dengan hukum barat/Eropa, ketika itu terjadilah proses modernisasi hukum Islam melalui Taqnin (penyusunan hukum Islam melalui sistem perundang-undangan). Hal ini diberlakukan dalam hukum Islam, agar ikhtilaf ulama dalam suatu hukum tidak terjadi dalam proses persidangan di pengadilan, karena sistem perundang-undangan dapat menghilangkan ikhtilaf (Hukmu al-Hakim Yarfau al Khilaf). Serta adanya perundang-undangan dalam hukum Islam akan lebih memberikan kepastian hukum dan memperkecil adanya disparitas putusan.Perkembangan Hukum Islam (hukum perkawinan Islam) di beberapa negara diawali pada abad XIX, yaitu ketika hukum Islam mulai bersentuhan dengan hukum barat/Eropa, ketika itu terjadilah proses modernisasi hukum Islam melalui Taqnin (penyusunan hukum Islam melalui sistem perundang-undangan). Hal ini diberlakukan dalam hukum Islam, agar ikhtilaf ulama dalam suatu hukum tidak terjadi dalam proses persidangan di pengadilan, karena sistem perundang-undangan dapat menghilangkan ikhtilaf (Hukmu al-Hakim Yarfau al Khilaf). Serta adanya perundang-undangan dalam hukum Islam akan lebih memberikan kepastian hukum dan memperkecil adanya disparitas putusan.
Hukum perkawinan Islam dalam doktrin ulama (aqwal al ulama), sebagai interpretasi dari sumber utamanya Al-Qur'an dan As-Sunnah (al-hadist) dimungkinkan adanya banyak pendapat (Taghayuru' al-ahkam bi taghayuri al-azman wa al akwal wa al ahwal/perubahan hukum disebabkan oleh perubahan zaman, pendapat dan kondisi sosial). Maka wajar saja, bila dalam suatu negara terjadi perbedaan penerapan hukum, karena dipengaruhi oleh kondisi sosiologis, antropologis, dan mazhab fiqih yang digunakan di negara tersebut berbeda dengan negara lain.
Setelah hukum Islam (hukum perkawinan Islam) berlaku dalam suatu negara (menjadi hukum positif), maka hukum Islam tersebut menjadi sumber materiil (substansial) beracara di pengadilan atau menjadi hukum terapan pada pengadilan yang bersifat mengikat dan memaksa Hakim untuk menerapkannya dalam proses peradilan. Serta menjadi pedoman pejabat pembuat nikah (PPN) serta bersifat mengikat (the binding) dan unifikatif bagi masyarakat muslim Indonesia.
Hukum perkawinan Islam dalam doktrin ulama (aqwal al ulama), sebagai interpretasi dari sumber utamanya Al-Qur'an dan As-Sunnah (al-hadist) dimungkinkan adanya banyak pendapat (Taghayuru' al-ahkam bi taghayuri al-azman wa al akwal wa al ahwal/perubahan hukum disebabkan oleh perubahan zaman, pendapat dan kondisi sosial). Maka wajar saja, bila dalam suatu negara terjadi perbedaan penerapan hukum, karena dipengaruhi oleh kondisi sosiologis, antropologis, dan mazhab fiqih yang digunakan di negara tersebut berbeda dengan negara lain.
Setelah hukum Islam (hukum perkawinan Islam) berlaku dalam suatu negara (menjadi hukum positif), maka hukum Islam tersebut menjadi sumber materiil (substansial) beracara di pengadilan atau menjadi hukum terapan pada pengadilan yang bersifat mengikat dan memaksa Hakim untuk menerapkannya dalam proses peradilan. Serta menjadi pedoman pejabat pembuat nikah (PPN) serta bersifat mengikat (the binding) dan unifikatif bagi masyarakat muslim Indonesia.
. Tumbasbuku.com

Hukum Perkawinan Islam di Dunia Islam Modern
Penulis : Mardani
ISBN : 978-979-756-728-6
Halaman : VIII+144
Tahun Terbit :
Harga : Rp. 68800

Stock Buku ada di Penerbit. Bagi yang ingin melakukan pemesanan via form order atau SMS / Wa 08562954111

Resolusi Konflik di Dunia Islam – Surwandono, Sidiq Ahmadi

Resolusi Konflik di Dunia Islam – Buku Resolusi Konflik di Dunia merupakan buku yang mengajak para pembaca untuk membangun kesadaran sosial umat Islam. Resolusi Konflik bagi umat Islam merupakan kebutuhan dasar (dlaruriyat) yang tidak dapat ditawar-tawar lagi terkait dengan semakin banyak korban dan dampak konflik yang melanda di dunia Islam. Serangkaian konflik kronis idiologis, politis, dan ekonomis telah membelah umat Islam, dari umat yang satu (wihdatul ummat) menjadi umat yang tercerai berai. Dari umat yang mengagungkan spirit perdamaian menjadi komunitas yang terstigma sebagai kelompok masyarakat yang mengagungkan kekerasan.
Buku ini melakukan pelacakan struktur konflik umat Islam, baik yang dibawa oleh ayat-ayat qauliyyah maupun ayat-ayat kauniyyah. Dari pembahasan berbasis konseptualā€teoritik, sejarah konflik dan resolusi konflik di dunia Islam dan kemudian ditampilkan identifikasi, analisis konflik di dunia Islam, serta ditawarkan model konseptual untuk membangun resolusi konflik. Buku kompak ini bersumber dari seri penelitian yang dilakukan oleh penulis dalam 5 tahun terakhir, dengan mengambil diskursus konflik dan resolusi konflik di dunia Islam.
Penulisan buku tentang Resolusi Konflik di Dunia Islam, tidak bisa dilepaskan dari tuntutan para pembaca terhadap keberadaan buku teks yang secara sistematis mengelola diskursus resolusi konflik di dunia Islam, yang selama ini sulit diperoleh. Di samping itu, penulisan buku ini juga diperuntukkan untuk masyarakat luas, peneliti, pengamat, birokrasi sipil dan militer, lembaga masyarakat sipil, yang memiliki kepedulian untuk mendekap dan menyemaikan nilai-nilai perdamaian dalam masyarakat. . Tumbasbuku.com

Resolusi Konflik di Dunia Islam
Penulis : Surwandono, Sidiq Ahmadi
ISBN : 978-979-756-770-5
Halaman : XII+208
Tahun Terbit :
Harga : Rp. 99800

Stock Buku ada di Penerbit. Bagi yang ingin melakukan pemesanan via form order atau SMS / Wa 08562954111

Revitalisasi Pendidikan Islam – Syamsul Maarif

Revitalisasi Pendidikan Islam – Perkembangan Hukum Islam (hukum perkawinan Islam) di beberapa negara diawali pada abad XIX, yaitu ketika hukum Islam mulai bersentuhan dengan hukum barat/Eropa, ketika itu terjadilah proses modernisasi hukum Islam melalui Taqnin (penyusunan hukum Islam melalui sistem perundang-undangan). Hal ini diberlakukan dalam hukum Islam, agar ikhtilaf ulama dalam suatu hukum tidak terjadi dalam proses persidangan di pengadilan, karena sistem perundang-undangan dapat menghilangkan ikhtilaf (Hukmu al-Hakim Yarfau al Khilaf). Serta adanya perundang-undangan dalam hukum Islam akan lebih memberikan kepastian hukum dan memperkecil adanya disparitas putusan.Perkembangan Hukum Islam (hukum perkawinan Islam) di beberapa negara diawali pada abad XIX, yaitu ketika hukum Islam mulai bersentuhan dengan hukum barat/Eropa, ketika itu terjadilah proses modernisasi hukum Islam melalui Taqnin (penyusunan hukum Islam melalui sistem perundang-undangan). Hal ini diberlakukan dalam hukum Islam, agar ikhtilaf ulama dalam suatu hukum tidak terjadi dalam proses persidangan di pengadilan, karena sistem perundang-undangan dapat menghilangkan ikhtilaf (Hukmu al-Hakim Yarfau al Khilaf). Serta adanya perundang-undangan dalam hukum Islam akan lebih memberikan kepastian hukum dan memperkecil adanya disparitas putusan.
Hukum perkawinan Islam dalam doktrin ulama (aqwal al ulama), sebagai interpretasi dari sumber utamanya Al-Qur'an dan As-Sunnah (al-hadist) dimungkinkan adanya banyak pendapat (Taghayuru' al-ahkam bi taghayuri al-azman wa al akwal wa al ahwal/perubahan hukum disebabkan oleh perubahan zaman, pendapat dan kondisi sosial). Maka wajar saja, bila dalam suatu negara terjadi perbedaan penerapan hukum, karena dipengaruhi oleh kondisi sosiologis, antropologis, dan mazhab fiqih yang digunakan di negara tersebut berbeda dengan negara lain.
Setelah hukum Islam (hukum perkawinan Islam) berlaku dalam suatu negara (menjadi hukum positif), maka hukum Islam tersebut menjadi sumber materiil (substansial) beracara di pengadilan atau menjadi hukum terapan pada pengadilan yang bersifat mengikat dan memaksa Hakim untuk menerapkannya dalam proses peradilan. Serta menjadi pedoman pejabat pembuat nikah (PPN) serta bersifat mengikat (the binding) dan unifikatif bagi masyarakat muslim Indonesia.
Hukum perkawinan Islam dalam doktrin ulama (aqwal al ulama), sebagai interpretasi dari sumber utamanya Al-Qur'an dan As-Sunnah (al-hadist) dimungkinkan adanya banyak pendapat (Taghayuru' al-ahkam bi taghayuri al-azman wa al akwal wa al ahwal/perubahan hukum disebabkan oleh perubahan zaman, pendapat dan kondisi sosial). Maka wajar saja, bila dalam suatu negara terjadi perbedaan penerapan hukum, karena dipengaruhi oleh kondisi sosiologis, antropologis, dan mazhab fiqih yang digunakan di negara tersebut berbeda dengan negara lain.
Setelah hukum Islam (hukum perkawinan Islam) berlaku dalam suatu negara (menjadi hukum positif), maka hukum Islam tersebut menjadi sumber materiil (substansial) beracara di pengadilan atau menjadi hukum terapan pada pengadilan yang bersifat mengikat dan memaksa Hakim untuk menerapkannya dalam proses peradilan. Serta menjadi pedoman pejabat pembuat nikah (PPN) serta bersifat mengikat (the binding) dan unifikatif bagi masyarakat muslim Indonesia.
. Tumbasbuku.com

Revitalisasi Pendidikan Islam
Penulis : Syamsul Maarif
ISBN : 978-979-756-184-0
Halaman : XX+156
Tahun Terbit :
Harga : Rp. 79800

Stock Buku ada di Penerbit. Bagi yang ingin melakukan pemesanan via form order atau SMS / Wa 08562954111