Pemesanan Via SMS dengan Format
Tumbasbuku;Judul;Penulis;Jumlah Pesanan;Nama;alamat ;kota/Kabupaten;Propinsi;Kode Pos
Kirim Ke 0888-0643-1002 PIN BB 2080c69d

Analisis Tata Ruang telah menjadi semakin penting sebagai variable baru (tambahan) dalam perencanaan pembangunan. Konsep tata ruang banyak jenisnya, yaitu tata ruang matematik, tata ruang ekonomi, dan tata ruang pembangunan. Analisis Tata Ruang pembangunan diartikan sebagai wadah (arena) ditempatkannya berbagai kegiatan pembangunan.
Untuk memperoleh pemahaman tentang Analisis Tata Ruang pembangunan dibutuhkan analisis-analisis materi bahasan yang luas, diantaranya
(1) pentingnya dimensi tata ruang dalam perencanaan pembangunan,
(2) klasifikasi tata ruang wilayah,
(3) teori-teori pertumbuhan tata ruang wilayah,
(4) pendekatan pembangunan regional-spasial dan kawasan,
(5) penyusunan indicator perkembangan tata ruang wilayah,
(6) azas penataan tata ruang wilayah,
(7) arah pengembangan Perencana Tata Ruang Wilayah,
(8) Transportasi dan Tata Ruang Pembangunan
Analisis Tata Ruang Pembangunan
Rahardjo Adisasmita
ISBN : 978-979-756-881-8
Tahun terbit : 2012
Harga : Rp 44.800,00
Halaman : X+132
DAFTAR ISI vii
BAB I PENDAHULUAN 1
1.1 Latar Belakang 1
1.2 Terminologi Tata Ruang Wilayah dalam Perencanaan Pembangunan 2
1.3 Output yang Diharapkan 9
BAB II LINTASAN PERKEMBANGAN PANDANGAN DAN PEMIKIRAN TENTANG
KEWILAYAHAN DAN KETATARUANGAN 11
2.1 Sejarah Ilmu Ekonomi 11
2.2 Mazhab Ekonomi Klasik 13
2.3 Mazhab Historis (Sejarah) 23
BAB III PENTINGNYA DIMENSI TATA RUANG WILAYAH DALAM PERENCANAAN
PEMBANGUNAN 27
3.1 Munculnya Konsep Tata Ruang Wilayah dalam Pembangunan 27
3.2 Konsep Wilayah Administrasi dan Wilayah Pengembangan 29
3.3 Dimensi Wilayah Merupakan Variabel Penting dalam Perencanaan
Pembangunan 31
BAB IV KLASIFIKASI TATA RUANG WILAYAH 37
4.1 Logika Aristoteles 37
4.2 Klasiﬠkasi Wilayah Lainnya 39
4.3 Pengembangan Klasiﬠkasi Wilayah 43
BAB V TEORI PERTUMBUHAN TATA RUANG WILAYAH 45
5.1 Kondisi Tata Ruang Wilayah Bervariasi 45
5.2 Globalisasi dan Pembangunan Wilayah Berkelanjutan 47
5.3 Teori-teori Pertumbuhan Tata Ruang Wilayah 48
5.4 Teori Perkembangan Inovasi dan Tahap-tahap Pertumbuhan Ekonomi 50
BAB VI ANALISIS AGLOMERASI DAN POLARISASI 55
6.1 Kecenderungan Aglomerasi 55
6.2 Arus Polarisasi 57
6.3 Arus Urbanisasi 57
6.4 Keterkaitan Pembangunan Perkotaan dan Pedesaan 59
BAB VII TEORI PUSAT PERTUMBUHAN DAN DAMPAK PENYEBARAN 61
7.1 Istilah yang Semacam Dengan Pusat Pertumbuhan 61
7.2 Kerangka Dasar Pemikiran Francois Perroux 62
7.3 Konsep Penyebaran Pertumbuhan Hirschman dan Myrdal 65
BAB VIII TEORI SIMPUL JASA DISTRIBUSI 69
8.1 Jasa Distribusi 69
8.2 Arus Barang Merupakan Gejala Ekonomi yang Paling Menonjol 70
8.3 Lokasi Ujung dan Wilayah Pengembangan 71
8.4 Struktur Dasar Pengembangan Wilayah 72
8.5 Tingkat Kemudahan Sebagai Faktor Penentu Lokasi Kegiatan 74
8.6 Gajala Karakteristik Penyebaran Simpul 75
8.7 Teori Simpul Jasa Distribusi Lebih Maju Dibandingkan dengan
Teori-teori Wilayah Sebelumnya 77
BAB IX PERSOALAN SERTA PENDEKATAN REGIONAL-SPASIAL DAN KAWASAN 79
9.1 Isu dan Persoalan Pertumbuhan Ekonomi Regional (Wilayah) 79
9.2 Pendekatan Pembangunan Regional-Spasial (Ketataruangan) 80
9.3 Pendekatan Kawasan dalam Pembangunan 82
BAB X PERTUMBUHAN DAN EFEKTIVITAS PEMBANGUNAN TATA RUANG WILAYAH 87
10.1 Unsur-Unsur Fundamental Pengembangan Tata Ruang Wilayah 87
10.2 Pertumbuhan Ekonomi Tata Ruang Wilayah 90
10.3 Efektiﬠtas Pembangunan Tata Ruang Wilayah 92
BAB XI PENYUSUNAN INDIKATOR PERKEMBANGAN TATA RUANG WILAYAH 95
11.1 Strategi Nasional Pola Penataan Tata Ruang 95
11.2 Teori-teori Pertumbuhan Wilayah 96Lintasan Perkembangan 11.3 Wilayah Atau Tata Ruang Sebagai Elemen Spasial 97
11.4 Indikator Yang Akan Disusun 99
11.5 Wajah Daerah dan Tipologi Daerah (Wilayah) 102
BAB XII PENDEKATAN DAN AZAS PENATAAN RUANG WILAYAH PEMBANGUNA 105
12.1 Dimensi Ruang Wilayah dalam Perencanaan Pembangunan 105
12.2 Tata Pandang Ekonomi atau Lansekap Ekonomi (Economic Landscape) 107
12.3 Pendekatan dalam Perencanaan Pembangunan Wilayah 108
12.4 Azas Penataan Ruang 109
BAB XIII MATERI RENCANA TATA RUANG WILAYAH PEMBANGUNAN 113
13.1 Tujuan Penyusunan Rencana Umum Tata Ruang Wilayah 113
13.2 Rona Awal dan Arah Pengembangan Wilayah 114
13.3 Arah Pengembangan Wilayah secara Internal dan Eksternal 117
BAB XIV TRANSPORTASI DAN TATA RUANG PEMBANGUNAN 121
14.1 Pengertian Transportasi dan Tata Ruang Pembanguan 121
14.2 Fungsi dan Manfaat dari Transportasi dan Tata Ruang 122
14.3 Mobilitas dan Aksesibilitas 124
14.4 Wajah Tata Ruang Pembangunan Perkotaan 125
BAB XV PENUTUP 129
DAFTAR PUSTAKA 131